Bisa dibilang ibu rumah tangga adalah super woman karena selain dituntut harus bisa masak juga harus merawat anak, mengurus rumah, hingga mendampingi suami. Apalagi untuk yang tinggal di desa, biasanya mereka juga harus merawat perkebunan ataupun ladang.

Namun, memang harus diakui jika penghasilan orang-orang di desa memang tidak terlalu besar hanya cukup untuk sekedar makan dan membiayai kehidupan sehari-hari. Sehingga banyak ibu rumah tangga yang mencari tambahan penghasilan dengan menjalankan usaha sampingan.

Sebenarnya ada banyak usaha sampingan ibu rumah tangga di desa yang bisa dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar, tidak percaya ? berikut ini ulasannya :

Usaha Laundry Kiloan

Laundry kiloan merupakan usaha yang cukup menguntungkan dan tidak terlalu sulit untuk dijalankan karena inti dari usaha ini adalah mencuci pakaian. Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini kurang lebih Rp 5 jutaan, untuk membeli mesin cuci yang ada pengeringnya, timbangan, setrika, pewangi dan plastik untuk bungkus pakaian.

Dengan adanya jasa laundry kiloan ini justru ibu-ibu di desa merasa terbantu karena mereka bisa menghemat waktu untuk melakukan pekerjaan yang lainnya, apalagi di desa mulai banyak pabrik dan perusahaan perkebunan yang bisa menjadi target pasar Anda.

Tarif untuk cuci pakaian relatif terjangkau, mulai dari Rp 6000 hingga Rp 1000 per kg. keuntungan yang bisa didapat sekitar 15%-20% dari total omset.

Membuka Toko Atau Warung Sembako

Usaha sampingan ibu rumah tangga di desa lainnya yang juga cukup potensial adalah warung sembako. Untuk tempatnya bisa menggunakan halaman rumah atau jika tidak memungkinkan, Anda bisa menyewa tempat yang strategis.

Walaupun di desa banyak perkebunan dan pertanian, tapi sembako masih tetap dibutuhkan untuk sehari-hari. Usaha ini sangat potensial karena target pasarnya tidak terbatas umur. Sekedar saran, supaya perputarannya lancar sebaiknya Anda menyetok lebih banyak kebutuhan sehari-hari yang biasa dibeli orang.

Usaha Kerajinan Tangan

Selanjutnya usaha yang tidak kalah menjanjikan untuk ibu-ibu di desa adalah membuat kerajinan tangan. Biasanya, ibu rumah tangga paling hebat kalau membuat suatu karya tangan seperti kalung manik-manik, bando, tas dari tempurung kelapa, peralatan dari rotan dan masih banyak lagi.

Untuk pemasarannya, semua hasil kerajinan tangan bisa dijual di pasar tradisional atau titip jual di toko oleh-oleh. Selain itu, Anda juga bisa memasarkannya di internet melalui social media, forum dan marketplace lokal dan internasional.

Jika dijalankan dengan serius maka usaha ini bisa berkembang dengan pesat karena banyak juga orang-orang dari luar negeri yang mencari hasil kerajinan tangan dari Indonesia karena dianggap memiliki nilai seni dan keunikan tersendiri.

Bercocok Tanam sebagai Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga di Desa

Usaha yang satu ini mungkin sudah dijalankan hampir semua warga desa. Bercocok tanam merupakan salah satu jenis usaha yang cukup menjanjikan. Selain mudah dilakukan, penjualannya juga tidak terlalu sulit karena hasil perkebunan dan pertanian bisa disuplai ke pasar, rumah makan, dan hotel.

Bahkan kalau Anda mau yang lebih mudah dan cepat, ada pengepul yang siap menampung hasil perkebunan dan pertanian setiap harinya.

Namun, memang dibutuhkan pengetahuan khusus seputar pertanian dan perkebunan agar apa yang ditanam bisa tumbuh subur dan tidak gagal panen.

Demikian informasi mengenai usaha sampingan ibu rumah tangga di desa. Semoga Anda tidak kesulitan lagi mencari ide usaha yang tepat setelah membaca ulasan ini. Kuncinya adalah jangan menyerah karena disetiap kesulitan pasti ada kemudahan.